Cara mengunci sinyal HSPA/HSDPA agar tidak pindah ke 3G


       Apa yang dimaksud dengan HSDPA / HSUPA?, HSDPA / HSUPA adalah kepanjangan dari High Speed Downlink Packet Access  atau HSUPA High Speed Upload Packet Access , sebenarnya kedua teknologi ini berbeda tetapi kedua teknologi ini selalu satu paket, artinya di mana ada HSDPA di situ ada HSUPA. HSDPA merupakan standar HSPA dengan kemampuan dari sisi kecepatan transfer downlink-nya (dari jaringan ke handset), dimana HSDPA dapat mencapai kecepatan downlink 7.2 Mbps dan secara teori dapat ditinggkatkan sampai kecepatan 14.4 Mbps dengan maksimum uplink 384 kbps. HSDPA selain dapat digunakan oleh handphone tetapi dapat pula digunakan oleh Notebook untuk mengakses data dengan kecepatan tinggi. Sedangkan HSUPA merupakan standar HSPA dengan kemampuan dari sisi kecepatan transfer uplinknya (dari handset ke jaringan), dimana HSUPA dapat mencapai kecepatan uplink secara teori sampai kecepatan 5.76 Mbps, tetapi HSUPA ini tidak implentasikan (dikomersialkan) dan handsetnya tidak dibuat.
Lalu yang terakhir adalah High Speed Packet Access (HSPA) adalah penyatuan dari HSDPA dan HSUPA.
Untuk urusan kecepatan, HSDPA memliki kecepatan yang lebih ketimban EDGE dan GPRS. Hanya saja tidak semua wilayah di Indonesia terjangkau oleh HSDPA.

Untuk mengunci sinyal HSDPA/HSPA agar tidak pindah ke 3G, caranya dengan menggunakan software HSPA Locker Terbaru. Software yang satu ini dapat mengunci sinyal HSDPA/HSPA agar tidak kembali atau pindah ke 3G, dan kecepatan internet bisa stabil, baik uplod maupun download data.


Sebelum memakai software  HSPA Locker


 sesudah memakai software  HSPA Locker Terbaru




 Download Link


 Password download disini

1 Response to "Cara mengunci sinyal HSPA/HSDPA agar tidak pindah ke 3G"